Kamis, 17 Desember 2015

Autobiografi

Nama      : Husna Sholihah

Kelas      : G3
NIM : J71214041


Autobiografi


                Nama saya Husna Sholihah , biasa dipanggil dengan sebutan Unna, tapi ada juga yang suka memanggil saya dengan sebutan Nana. Saya berjenis kelamin perempuan yang lahir pada 12 Januari 1996 di sebuah Rumah Sakit Bersalin Pura Raharja yang berada di Jl. Pucang Adi di kota Surabaya. Saya merupakan anak ketiga dari lima bersaudara, dari sebuah keluarga yang dikepala keluargai oleh Bpk Dr. H. Gurendro Putro, SKM,.MKes. dan Ibu drH. Hj. Ratna Farida. Kami bertempat tinggal disebuah rumah yang berada di daerah Surabaya, tepatnya di Jl. Rungkut Asri Timur 7/19.

                Sekolah yang pertama kali saya tempuh adalah sekolah di Taman Kanak – kanak . Saya sekolah di TK Aba Surabaya , yang terletak di Jalan Dinoyo . Di sekolah ini saya termasuk murid yang pintar dikelas . Karena saya anak yang aktif dan rajin menjawab pertanyaan dari guru – guru saya. Guru – guru di sekolah ini sangat baik dengan saya , mereka mengajari murid – muridnya dengan tulus dan ikhlas . Hal tersebut membuat saya selalu sayang dan perhatian kepada guru – guru disini . Saya tidak akan pernah melupakan masa TK ini , apalagi disaat saya ulang tahun yang diadakan di sekolah. Guru –guru saya banyak memberikan kado istimewa untuk saya , hingga saat inipun barang - barang yang diberikan oleh guru saya , masih tersimpan rapi di kamar tidur saya.

                Sekolah kedua yang saya tempuh adalah sekolah dasar . Saya bersekolah di SD Muhammadiyah 4 Surabaya , yang terletak di Jalan Pucang Anom. Pada kelas 1 saya masuk dikelas 1F , pertama kali masuk sekolah , saya selalu minta ditemani oleh ummi . Saya memang anak yang nangisan , saya tidak mau pisah sama ummi ditempat baru seperti ini , maka dari itu , saya menginginkan ummi selalu ada didekat saya . Hingga 1 minggu berjalan , akhirnya saya sanggup sekolah tanpa ditemani ummi . Kenaikan kelas 2 , saya bertempat di kelas 2A , ada hal yang paling tidak pernah bisa saya lupakan yaitu saat temanku yang bernama Brian Daninzia Putra tidak sengaja melemparkan kotoran binatang pada jilbab saya . Saya sangat marah , saya menangis . Saya pun lantas melepas jilbab dan saya menyuruh Brian untuk membersihkan jilbab saya hingga bersih dan tidak bau . Sehingga saya saat pelajaran sampai pulang tidak menggenakan jilbab. Lalu kenaikan kelas 3, saya ditempatkan dikelas 3C yang berada dilantai 2 sekolah.  Di kelas 3 ini saya mempunyai 3 sahabat yang bernama Hasna , Alfi , dan Kezi. Di tahun ini saya merasakan kesedihan karena harus kehilangan sahabat yang saya cintai . Kezi , dia pindah ke Solo , karena kerja ayahnya dipindah kesana . Kemudian dikelas 4, saya masuk dikelas 4F yang berada dilantai 3 sekolah . Disini saya senang sekali karena satu kelas dengan Alfi dan Hasna . Lalu kamipun juga mempunyai sahabat baru yang sangat cantik , dia bernama Hanna . Hanna biasanya dipanggil dengan sebutan Tita. Kami berempat anak yang kompak, kelompok kami adalah Tokyo Mio Mio. Satu tahun yang menyenangkan dalam hidupku bisa bertemu dengan sahabat yang seperti ini. Banyak waktu yang dihabiskan untuk selalu bersama, misalnya saat istirahat. Kami berempat selalu makan catering dikelas, catering yang kita pilih yaitu kotak makan berwarna pink. Ketika kelas 5, saya masuk dikelas 5B, yang terletak dilantai 3 sekolah. Wali kelasku ini sangat baik denganku, beliau bernama Pak Purnomo. Beliau senang dengan saya karena saya termasuk anak yang ceria. Kenaikan kelas 6, saya ditempatkan dikelas 6C. Disini saya mempunyai teman sebangku bernama Zahra, dia anak pindahan dari Australia. Terkadang dia berbicara dengan saya menggunakan bahasa Inggris, namun saya tidak terlalu faham dengan  apa yang dia katakan. Hehe, maklum saya bukan orang Inggris. Oh iya, saya lulus SD tahun 2007.
                Sekolah ketiga yang saya tempuh adalah sekolah Sekolah Menengah Pertama. Saya bersekolah di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Yang terletak di jalan Pucang Taman. Sekolah SMP saya ini berada tepat dibelakang SD Muhammadiyah 4. Waktu saya kelas VII, saya masuk dikelas VII E. Disini saya  duduk sebangku dengan Nur Fadhilla Maulidiyah, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Dilla. Ini teman sebangku saya sekaligus sahabat saya. Kami berdua sempat bertengkar, kami berdua bertengkar akibat laki – laki. Karena laki – laki yang disebut sebagai calon pacarnya Dilla lebih dekat dengan saya daripada dengan Dilla. Sehingga Dilla berfikir saya merebut calon pacarnya itu, padahal calon pacarnya itu sering membicarakan tentang Dilla sendiri kepada saya. Saya jadi tidak  enak dengan kejadian ini. Maka saya segera minta maaf dan meluruskan semuanya. Akhirnya Dilla pun mengerti dan memaafkan saya. Hmm, memang ya kalau urusan perasaan jadinya membuat persahabatan seperti ini. Kenaikan kelas VIII, saya masuk kelas VIII C. Disini saya mempunyai wali kelas yang sangat lucu, yang mempunyai hobi tidur. Wali kelas saya ini mengajar pelajaran IPS, meskipun kadang tidak nyambung dan tidak jelas, tapi saya tetap memperhatikan apa yang dibicarakan oleh beliau, sekalipun ada yang tidak jelas saya selalu maju untuk menanyakan hal yang belum jelas tersebut. Namun dengan saya menanyakan hal yang belum jelas tersebut, beliau juga menjawab, tapi sering sekali bahasa yang dijelaskan tidak nyambung dan tidak jelas pula penyampaiannya. Meskipun begini, beliau tetaplah menjadi wali kelas saya yang paling lucu ketika saya SMP. Kenaikan kelas IX, saya masuk dikelas IX D. Disini saya mempunyai sahabat yang bernama Syta, Ayu, Citra, Rani, Izar. Mereka sahabatku yang sangat baik, kami dulu sangat suka jajan dikantin sekolah. Kami satu hari bisa menghabiskan Rp 20.000,00 untuk jajan dikantin. Biasanya kami  berenam suka membeli nasi ayam pada jam istirahat pertama, pada jam istirahat kedua kami suka membeli bakso dan snack – snack lainnya. Kami berenam sangatlah boros dalam hal jajan, hingga pada suatu saat kita berenam pulang sekolah melihat seorang anak kecil yang memulung sampah didekat sekolah , kamipun iba melihat anak kecil yang tidak mempunyai biaya untuk sekolah dan anak kecil itu menjadi pemulung agar bisa makan. Kemudian kami berenam memberikan uang jajan kita sebagian kepada anak itu. Lalu kamipun berfikir bahwa kami anak – anak yang boros dan tidak peduli dengan perjuangan orang tua kami, maka kami berenam berubah sedikit demi sedikit untuk membatasi jajan dan menjauhi  hal yang dapat membuat boros. Ya begini anak yang dalam masa peralihan menjadi remaja. Memang banyak salah, namun untuk merubah diri ini lebih baik, kita harus mendapatkan pencerahan dengan bukti yang real, sebagai contoh  anak pemulung tadi. Oh iya saya lulus SMP tahun 2010.

                Sekolah keempat yang masih saat ini saya jalani adalah Sekolah Menengah Atas. Saya bersekolah di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya. Yang terletak di Jalan Bendul Merisi Selatan. Sebenarnya saya berat hari untuk masuk sekolah sini, melihat sekolah yang sangat kecil dengan menampung siswa yang sangat banyak, bisa dibayangkan betapa sumpeknya sekolah ini. Apalagi saat saya melihat kamar mandi yang ada disekolah ini, sangat kotor. Kantin yang sempit dan panas membuat saya males  untuk ke kantin. Saya terpaksa masuk sekolah ini, tapi tak apalah, ini sudah kewajiban menuruti apapun yang dikatan oleh orangtua. Pada kelas X saya masuk dikelas X – 11. Pada 3 bulan pertama saya bertempatkan di MAN Bendul, setelah itu kami dan 3 kelas lainnya dipindahkan ke MAN Bratang. Alhamdulillah MAN Bratang jauh lebih baik daripada MAN Bendul, yang jelas disini lebih bersih. Sayapun mulai merasa nyaman dengan sekolah ini. Disini saya mempunyai sahabat yaitu Risma, Rahma, Anis, Aldy, Risky, Fikri, Andhika, Faikar. Mereka adalah sahabat terbaik yang pernah saya kenal. Kenangan dikelas X yang tidak akan pernah saya lupakan adalah pergi ke air terjun Cuban Cangu Pacet bersama sahabat – sahabatku tercinta. Disana kami bermain air hingga basah kuyup. Kami sangat suka berdiri tepat dimana air itu jatuh. Sungguh indah sekali suara air yang jatuh membentur batuan. Nah, seiring berjalannya waktu, tak terasa saya berada dikelas XI , saya mengambil jurusan IPA, yang akhirnya sekarang bertempat di XI IPA 3, di kelas ini saya mempunyai teman dengan banyak karakter. Ada yang usil, pelit, baik, unik, nano nano deh buat kelas XI IPA 3 ini variasinya banyak banget. Hal ini yang buat saya betah dikelas ini. Ada lagi, anak kelas ini laki – laki pinter sih memang, namun sayang sekali pelitnya naudzubillah. Ya semoga saya tidak menjadi pribadi yang seperti itu. Amiin. Lalu kelas XII saya berada dikelas XII IPA 2. Saya berada di piramida atas, yang nantinya  saya akan menentukan kemana arah hidup saya. Saya belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai target yang saya buat. Alhamdulillah, hasilnyapun tak jauh dari apa yang saya harapkan. Saya bersyukur bisa membuat orang tua saya bangga.

      Kini saya berada di bangku perkuliahan. Masa masa transisi dari SMA ke kuliah tidaklah dapat dijalani dengan mudah  dan indah. Banyak hal yang saya dapat dengan berbagai kejadian yang ada. Sehari setelah UNAS, Ummi saya meninggal. Hal ini membuat saya benar benar terpuruk dan sulit untuk bangkit meniti masa depan. Bagi saya Ummi segalanya dalam hidup saya. Saya merasa kehilangan doa ibu. Saya sangat membutuhkan doa Ummi saya. Saya ingin selalu bersama Ummi selamanya, tapi Allah lebih sayang sama Ummi, Ini memang takdirnya, ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Aku yakin suatu saat nanti aku pasti bisa bertemu dengan Ummi. Aku bersyukur sekali bisa diterima di UINSA Jurusan Psikologi. Karena pilihan ini Ummi yang memilihkan. Benar benar kalau orang tua sudah ridho itu akan membuka ridho Allah terhadap kita. Hingga saat ini saya masih merindukannya. Tapi sudah tidak bersamanya ini membuat saya, menuntut diri saya sendiri untuk sukses. Sukses yang tidak hanya dunianya, namun akhiratnya juga. Saya akan berusaha menjadi yang terbaik buat diri saya, orang tua saya dan orang-orang yang selama ini sudah membuat saya bangkit dan semangat kembali untuk meniti masa depan. Di masa transisi ini saya dipertemukan oleh Allah dengan banyak Akhwat. Akhwat ini sangat tangguh dan kuat menjalani liku- liku hidup. Saya selalu mendapatkan nasihat dan semangat dari mereka. Hal ini membuat saya merasa beruntung kenal dengan mereka. Saya membutuhkan orang - orang seperti mereka. Orang - orang yang kuat dan tangguh, karena saya sangat merindukan sosok Ummi yang dapat mendidikku dengan baik. Di perkuliahan ini saya bertempat di kelas G3. Kelas ini kompak, rame, lucu, dll. Saya sangat senang berada dikelas ini.

                Prestasi yang saya raih dari kecil hingga sekarang insyaAllah lumayan. Pertama, ketika waktu TK dulu, saya menjadi salah satu murid yang cukup pintar, sehingga mendapatkan penghargaan dari guru saya berupa pin berwarna emas dengan bentuk bintang yang bertuliskan “The Best Student”, selama TK saya sudah mendapatkan 2 pin ini. Pin ini sangat berharga bagi saya saat TK. Kedua, ketika kelas 3 “Evaluasi Kemampuan Baca Al-Barqy” yang dilaksanakan pada Tanggal 13 Rabi’ul Awal 1426 H/ 22 April 2005 di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya,  dinyatakatan lulus dengan predikat B, dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Ketiga, ketika kelas 4 SD, mengikuti Pelatihan “Outbound” di PPLH Seloliman Trawas Mojokerto Tanggal 28-29 Juni 2006, mendapatkan predikat BAIK, dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Keempat, ketika kelas 5 SD mengikuti kegiatan Darul Arqom 1427 H di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yang telah diselenggarakan pada tanggal 4-10 Oktober 2006, dengan predikat BAIK, dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Kelima, ketika kelas 6 telah berpartisipasi dengan mendapatkan predikat BAIK dalam kegiatan “Quantum Camp Hizbul Wathan” di Sumberwekas, Pasuruan tanggal 22-24 Juni 2007 dengan fasilitator Indonesian Rattlers dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Keenam, ketika kelas 6 mengikuti kegiatan “Darul Arqom Camp 1428 H” yang dilaksanakan di Claket, Pacet – Mojokerto, Tanggal 20-22 September 2007 dengan predikat BAIK, dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Ketujuh, ketika kelas 2 SMP semester 1, mendapatkan peringkat 5 dari 32 siswa kelas. Kedelapan, Ketika kelas 2 SMP semester 2, mendapatkan peringkat 4 dari 32 siswa kelas. Kesembilan, ketika kelas 3 SMP semester 1, mendapatkan peringkat 3 dari 32 siswa kelas dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Kesepuluh, ketika kelas 1 SMA semester 1, mendapatkan peringkat 3 dari 36 siswa kelas. Kesebelas, ketika kelas 1 SMA semester 2, mendapatkan peringkat pertama dari 36 siswa kelas dan mendapatkan sertifikat resmi dari sekolah. Keduabelas, ketika kelas 2 SMA semester 1, mendapatkan peringkat kedua dari 46 siswa kelas.  Ketigabelas, ketika kelas 2 SMA semester  2, mendapatkan peringkat keempat dari 46 siswa. Keempatbelas, ketika kelas 3 SMA semester 1, mendapatkan peringkat kedua dari 35 siswa. Dan pada saat kelulusan saya berhasil diterima di PTN melalui jalur undangan dan jalur prestasi. Demikian prestasi dari saya, semoga prestasi – prestasi yang lainnya akan menyusul. Amiiin yaRabb.

                Hal yang paling menyenangkan dalam hidupku adalah saat saya berusia 6 tahun. Saat kami satu keluarga pergi rekreasi ke Taman Safari Indonesia II yang ada di daerah Lawang. Disini yang menyenangkan adalah saat saya dan kak Hani naik gajah. Sebenarnya naik gajah itu menakutkan karena cara jalan yang naik turun. Tapi setelah saya nikmati saat menaikinya saya merasa nyaman dan tertawa. Ingin kembali rasanya, agar bisa naik gajah lagi. Ditempat ini saya juga mendapatkan hal seru,  saat saya merengek untuk masuk dirumah hantu. Akhirnya abi dan kak Hani yang menemani saya. Model rumah hantu ini menggunakan kereta. Abi duduk di samping kanan, kak Hani duduk disamping kiri. Saat pertama kereta berjalan saya sudah tutup muka, lalu saya menangis karena takut. Hingga akhirnya kereta berhenti. Saya lari keluar rumah hantu dan langsung memeluk ummi.  

                Hal yang paling menyedihkan dalam hidupku adalah ketika aku TK, berusia 6 tahun,  saya harus menjalani operasi tumor yang ada didekat mata saya. Saya saat itu masih terlalu kecil untuk punya penyakit seperti ini. Abi dan Ummi selalu membawa saya kontrol ke dokter. Hingga saat dioperasipun tiba. Saat saya duduk, menunggu untuk operasi saya sudah menangis sambil memeluk ummi. Tapi ummi selalu bilang “Sudahlah nak, ini ndak sakit dan ini hanya sebentar”. Aku tidak akan mau masuk sendirian ke ruang operasi, maka dari itu ummi pun ikut masuk dan menemaniku sebentar. Saat diruang operasi, saya disuruh ganti baju. Setelah ganti baju, kemudian saya berbaring ditempat tidur untuk operasi. Para suster dan dokter berkumpul semakin banyak dan ada salah satu suster yang menannyakan “kamu suka rasa apa? Strawberry atau Apel?”, lalu saya menjawab,”Apel saja”. Tiba- tiba suster itu membawakan bius dengan bau Apel yang sampai akhirnya membuatku tidak sadar. Dua jam berlalu, sayapun sudah bangun dan sangat pusing sekali. Bibirku sangat pucat, pandangaku kabur, dan bekas operasi itu tadi berbekas. Bekas  operasiku ini masih ada dan terlihat jelas hingga aku besar sekarang.

                Harapan saya, saya ingin menjadi orang yang sukses. Orang yang sukses dunia dan akhirat. Dapat membahagiakan orang tua dan dapat pula membanggakannya. Ketika saya sukses nanti, maka saya tidak akan pernah melupakan jasa orang tua saya. Saya akan membalas jasa mereka, meskipun seberapa besar saya membalas jasa mereka, maka hal ini tidak akan pernah membalas semua jasa dan curah kasih yang telah mereka berikan, dari membesarkan diri saya waktu kecil hingga sukses seperti ini.

             Hobi saya membaca, walupun saya tidak gemar untuk menulis tapi saya suka membaca hasil karya-karya orang lain terutama cerpen atau novel dan yang paling digemari adalah cerita-cerita yang bertemakan horor karna ceritanya itu seru dan sedikit menegangkan walupun suka terbawa-bawa mimpi tapi saya suka dengan yang bertemakan horor. Dan kebiasaan saya yang lain yaitu makan makanan cemilan dan paling saya suka itu coklat karna rasanya itu enak banget dan kalau sudah sekali makan pasti ketagihan, pengen lagi dan lagi. Ya sih coklat itu bikin tubuh kita jadi gemuk tapi saya tetap suka dengan coklat.

                Dan soal cita-cita, sejak saya kecil saya ingin menjadi seorang Dokter kalau bisa saya ingin menjadi seorang Dokter karna kalau sebagai Dokter saya bisa banyak menolong orang dan bisa belajar untuk berkorban. Dan saya ingin menjadi seorang Dokter Kandungan. Ya kalau bisa saya menjadi Dokter Kandungan agar dapat menyembuhkan masalah kandungan yang biasanya banyak wanita yang mengeluhkan berbagai rasa sakit yang mereka rasakan. Saya ingin menjadi Dokter Kandungan karena saya termotivasi dari kakak saya yang kedua, sebut saja kak Hani, karena dia menjadi dokter yang hebat dan bisa menolong banyak orang dengan ikhlas. Namun pada akhirnya saya memilih untuk menjadi Psikolog. Karena Psikolog mempelajari psikis seseorang. Jadi pasti kita dituntut untuk menjadi pribadi yang sangat pengertian. Saya tidak menyesal juga karena telah bercita cita menjadi dokter, namun saya bangga karena saya tidak galau dan cepat mengambil keputusan. Semoga saja cita cita saya ini dapat tercapai, Amiin yaRabb.

                Dan moto hidup saya yaitu raihlah kesuksesan sebisa mungkin dan saya betekad dari sekarang saya harus bisa semua itu. Amin

ARTI SUKSES. Arti sukses bagi saya yaitu kesuksesan adalah sebuah perjuangan dan doa karna dari hasil perjuangan itu sendiri yaitu sukses. Ya walaupun ada seseorng yang sudah bejuang dan  berkorban tapi tidak membuahkan kesuksesan berarti orang itu tidak sungguh-sungguh menginginkan kesuksesan itu karna yang sugguh-sungguh menginginkan kesuksesannya adalah orang yang yang berjuang dengan sungguh-sungguh dibarengi dengan doa karna kalau usaha tidak dibarengi dengan doa itu namanya takabur,mereka yang sepeti itu adalah orang-orang yang terlalu pede dengan kemampuannkya padahal ada hal yang paling penting yang bisa merubah kehidupan kita lebih mudah yaitu dengan do’a tapi sebaliknya kalau kita itu berdo’a terus tidak dibarengi dengan usaha atau perjuangan itu sama sekali bohong dan jikalau seperti itu sama sekali tidak akan berbuah kesuksesan.
Dan kesuksesan itu sebuah prestasi yang diraih oleh seseorang yang kehidupannya penuh dengan manajemen. Mereka dapat memenej kehidupannya dengan serapih mungkin atau bisa disebut juga dengan orang-orang disiplin. Karna saya lihat orang-orang disekeliling saya yang meraih kesuksesan adalah orang-orang yang kehidupannya yang kelillingi oleh kedisiplinan.

2 komentar:

  1. Subhanalloh.......
    Semoga menjadi anak sholihah....
    Berbahagia Dunia dan Akhirat....
    Aamiin Yaa Robbal Aalamiin....

    BalasHapus
  2. Subhanalloh.......
    Semoga menjadi anak sholihah....
    Berbahagia Dunia dan Akhirat....
    Aamiin Yaa Robbal Aalamiin....

    BalasHapus